Dalam rangka merayakan ulang taun mafia clubs yang ke 3 taun, kami dari pihak bimbel mafia clubs mengadakan 2 quiz kecil-kecilan neh, hehe...
syarat yang boleh ikutan qiz nya: harus mahasiswa IPB S1
1. Berhubung besok ulang taun kemerdekaan ke 67
kami minta kalian memberikan pendapat nya tentang makna kemerdekaan yang luar biasa menurut pendapat kalian (harus originil ya...) bisa buruan d kirim dan d publish ke blog mafia di bimbelmafiaclubs.blogspot.com di bagian komentar QUIZ 1.. ( dan jangan lupa tulis nama, jurusan, angkatan n no hp coz jika pemenang akan d hubungi oleh pihak mafia clubs)
(HANYA lewat BLOG saja)
deadline kami terima pendapat untuk QUIZ 1 hanya sampai tanggal 17 agustus jam 17:17 ya...
QUIZ ini berhadiah kok yang sangat menarik deh.. hanya 3 orang pemenang di tiap QUIZ yang akan qt ambil
PENGUMUMAN pemenang 20 Agustus 2012
kami tunggu loh..
bimbel mafia clubs
langkah PASTI untuk BERPRESTASI
Kamis, 16 Agustus 2012
QUIZ 1 dalam rangka ulang taun mafia clubs yang k 3
7:45:00 AM
5 comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






5 komentar:
Bagi setiap bangsa, suatu kemerdekaan adalah hal yang paling dibanggakan. Sebab kemerdekaan tersebut memiliki arti “merdeka” atau “bebas” dari segala ancaman dan tekanan para penjajah.
Namun kemerdekaan yang selama ini kita rasakan belumlah pantas untuk bangsa ini disebut merdeka, jika kita lihat dari sisi global, Negara Indonesia masih belum bisa menjadikan dirinya sebagai panutan bagi Negara lain. Negara Indonesia belum mampu mengeksploitasi semua potensi kekayaaan alam yang dimilikinya demi kepentingan rakyat.
Dalam setiap polemik yang terjadi, rakyat Indonesia selalu saja menjadi sasaran kesengsaraan negara ini, terutama rakyat menengah ke bawah. jika kita pernah melihat begitu banyak rakyat Indonesia yang pasrah menghabiskan hidupnya dalam kekumuhan lingkungan tempat tinggal yang kotor, kebisingan karena hidup di pinggir jalan, ketidaklayakan tempat tinggal dengan kondisi apa adanya.
Oleh karena itu, coba sejenak kita menoreh kepada janji-janji para pemimpin bangsa , disanalah dapat kita lihat kekeliruan bangsa ini, mungkin kita bisa bertanya dimana letak kepercayaan kita terhadap pemimpin bangsa, yang hampir setiap saat memberikan janji-janji manis bagi kesejahteraan rakyat.
Sekilas dapat kita lihat perbedaan mencolok antara pahlawan dengan pemimpin bangsa,
Lupakah kita dengan perjuangan para Pahlawan yang telah gugur berkorban demi mempertahan Tanah Air bumi pertiwi, tanpa mementingkan jiwanya mereka rela bertaruh nyawa, hanya untuk mempertahankan masa depan bangsa ini, bangsa Indonesia.
haruslah kita malu dengan mereka, haruslah kita bangga terhadap mereka,
Perlu kita kaji kembali makna dari kata merdeka bagi bangsa ini
Secara lahiriah memang kita sudah merdeka , namun apakah kita sudah merasakan kesejahteraan yang selama ini kita katakan merdeka, bukankah bangsa ini sudah bebas dari kekejaman para penjajah, bukankah kita sudah bisa membangun bangsa ini secara mandiri, namun semua itu belum mampu untuk kita jadikan jaminan keberlangsungan bangsa ini.
Entahlah, dimana sebenarnya letak kebobrokan bangsa ini
Dari semua itu, Hal yang perlu kita perbaharui adalah nilai kecintaan kita terhadap Negara ini, rasa nasionalis kita sebagai generasi penerus bangsa yang akan memberi perubahan bagi Bangsa Indonesia.
dalam menghadapi Ulang tahunnya yang ke 67, kita dapat mengartikan kata merdeka dengan semangat kita para pemuda.
Dengan mengukir semua prestasi kita,tunjukan kepada para pahlawan yang telah mendahului kita, yakinilah dirimu wahai para pemuda untuk bersiap membangun kembali bangsa ini menjadi Bangsa yang memiliki arti bagi Dunia.
Nama : Zulfikar Habib Ilmiawan
Jurusan : Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 48
No Hp : 085715546931
Indonesia memang sudah merdeka semenjak 67 tahun yang lalu. Itu semua tak terlepas dari cucuran keringat bercampur darah dari para pejuang yang rela mengorbankan apa saja yang dimilikinya. Termasuk nyawa. Kenaikan Sang Saka ke ujung tiang bendera bukanlah suatu hal yang dengan mudahnya bak membalikkan telapak tangan. Dan saya rasa, mayoritas masyarakat Indonesia tahu akan pahit dan getirnya perjuangan demi sebuah pencapaian kemerdekaan tersebut.
Namun, tak banyak yang mampu memaklumi, menghargai, menghormati, mempertahankan, dan melanjutkan cita cita bangsa tesebut. Dahulu penjajah adalah musuh utama. Namun kini, kelemahan cara berpikir dan kebobrokan diri kita lah yang menjadi musuh utama yang harus dibinasakan dan di upgrade agar lebih maju.
Saat ini, masih banyak terjadi ketidakseimbangan kesejahteraan di seluruh kalangan Masyarakat. Dilihat dari, lebih banyaknya rakyat yang hidup dalam kesengsaraan sementara para petinggi tertawa 'kenyang' meraup hak mereka. Lebih banyak pemuda yang tenggelam dalam kebodohan sementara para cendikiawan muda lulusan luar negeri hanya berpikir untuk memajukan dan mensejahterakan diri mereka saja. Lebih berjayanya perusahaan asing ditanah kita, dan rakyat kita sendiri-lah yang menjadi buruhnya. Lebih banyak lahir para penghancur bangsa dari pada para pemimpin bangsa. Kondisi yang unbalance ini lah yang membuat Indonesia belum mampu mencapai tingkat kejayaan sebagai cita akhir dari kemerdekaan.
Dan saya mengambil sebuah kesimpulan, bahwa Kemerdekaan yang Luar Biasa itu adalah timbulnya kesadaran bagi masyarakat Indonesia dalam menghormati perjuangan para pahlawan meraih kemerdekaan itu sendiri, bukan hanya sekedar mengikuti kegiatan seremonial upacara penaikan Sang Merah Putih saja, namun adanya usaha meneruskan serta mewujudkan cita cita hakiki bangsa menuju Indonesia Makmur, Sejahtera, dan Jaya merata seperti yang telah dicita-citakan oleh para the founding father terdahulu. Semangat kemerdekaan..!!(ง'̀⌣'́)ง
Nama : Sitti Kurnia Apriliani
Jurusan : Arsitektur Lanskap 49
Hp : 082388126024.
Peringatan Kemerdekaan Indonesia ternyata sudah ke-67. Wah sudah lama bukan Indonesia merdeka, bahkan hampir mendekati 2/3 abad. Merdeka punya arti yang sangat luas,dulu mungkin lebih ke arah terbebasnya bangsa ini dari penjajah kolonial asing. Saat ini yang menjadi kesamaan persepsi dari setiap orang tentang kemerdekaan adalah dirasakannya kesejahteraan bagi setiap orang, orang-orang bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri, dan bisa hidup makmur dengan kekayaan alam yang dimiliki. Lantas apakah itu sudah dirasakan oleh semua orang???
Tentu belum bukan, TAPI harus.
Kesejahteraan masih belum tersebar merata, pihak-pihak asing masih 'menguasai' Indonesia dalam berbagai sektor (ex: gas, barang tambang, dll), serta kita masih malas untuk mengelola kekayaan negeri kita secara mendiri.
Kita harus terus berjuang bukan... Berjuang memperoleh kemerdekaan yang sebenarnya. Siapkan diri kita, walaupun berbeda keahlian. Keahlian untuk turut memajukan bangsa dan mengajak bangsa untuk merasakan kemerdekaan secara bersama-sama.
Nama: Ade Suherman
Jurusan: Kimia 46
Hp: 085781811078
Saat suatu negara memperoleh wewenang penuh untuk mengendalikan kemajuan tanah airnya, maka saat itulah negara itu disebut negara merdeka. Kemerdekaan merupakan suatu tanda bagi bangsa untuk memperoleh kedaulatan baik di mata dunia maupun penjajah (walau ada beberapa negara yang g dijajah). Ya, Indonesia memang telah memiliki definisi kemerdekaan tersebut, namun akan lebih baik jika merdeka bukan hanya dalam undang-undang, tapi juga dalam segala aspek kehidupan, dalam bidang pendidikan, pangan, ekonomi, maupun sosial budaya.
Pendidikan merupakan modal pokok suatu negara menjadi negara maju. namun, di daerah pedesaan pendidikan seolah barang mewah yang hanya bisa didapat oleh orang yang mempunyai uang. Kelaparan masih menjadi rutinitas harian bagi mereka yang berada di bawah garis kemiskinan. Sektor penjualan dikuasai oleh pihak asing yang bahkan oleh beberapa pihak menggunakan sumberdaya negeri (seperti yang berada di papua sana). Kebudayaan barat mendominasi (bahkan beberapa pemuda lebih bangga mengikuti pakaian dari barat). Banyak warga negara yang tidak memperoleh haknya sebagai warga negara yang merdeka. Timbul pertanyaan besar apakah kita adalah negara yang benar-benar merddeka?
Lantas menjadi tugas bagi kita para pemuda sebagai penerus bangsa untuk mengubah Indonesia menjadi negara yang seutuhnya merdeka.
HIDUP INDONESIA!
fanny novika:matematika 48:085695220827
Merdeka! Merdekaaa! adalah teriakan yang sering kita dengar di saat-saat perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang kita cintai. Teriakan ini pasti jauh lebih bermakna dan jauh lebih dihayati ketika diteriakkan oleh para pejuang dan oleh
seluruh rakyat Indonesia ketika kemerdekaan itu diproklamasikan pertama kalinya. Mungkin pada saat itu kalimat merdeka diteriakkan sekeras-kerasnya dengan perasaan haru, dan dengan air mata yang bertetesan sekaligus dengan sukacita meluap, karena mereka baru saja merasakan kebebasan dari penjajahan dan peperangan. Namun pertanyaannya adalah apakah sesudah peperangan dan penjajahan, dan sesudah tentara musuh pergi dari Negeri ini, rakyat Indonesia benar-benar sudah merdeka dan menikmati kemerdekaan yang sesungguhnya. Jawabannya adalah belum, sekali pun sekarang ini seluruh rakyat Indonesia sedang merayakan hari kemerdekaan yang ke-67. Bahkan selama 67 tahun di tengah kemerdekaan itu ternyata rakyat Indonesia masih dijajah oleh praktek-praktek KKN yang terus meningkat, dijajah oleh ketidakadilan, kebohongan publik dan krisis moral diantara petinggi-petinggi negeri ini. Kebanyakan rakyat Indonesia sesungguhnya masih dijajah oleh kemiskinan ekonomi dan kemiskinan pendidikan dan. Sebagian lagi rakyat Indonesia dijajah untuk tidak memiliki kebebasan beragama atau kebebasan memiliki rumah ibadah, yang malah dibakar dengan alasan fanatisme agama dan bukan karena melanggar undang-undang. Banyak lagi yang dapat kita tuliskan untuk menggambarkan betapa kemerdekaan itu sesungguhnya belum sepenuhnya dinikmati dan dirasakan oleh rakyat Indonesia. Sangat disayangkan memang keadaan seperti ini, semoga di masa mendatang Indonesia dapat merealisasikan kemerdekaan yang sesungguhnya bagi seluruh rakyat Indonesia.
Oleh karena arti kemerdekaaan menurut saya adalah,, kita bebas mengeksplor segala sesuatu yang ada pada diri kita baik, kita bisa bebas berekspresi, bebas berkreasi, bebas berpendapat, dan bebas menikmati hidup tanpa ada yang mengekang, memboikot, dan mengisolasi diri kita tetapi itu semua harus di dasari dengan keyakinan kita kepada tuhan yang maha esa. Dirgahayu Indonesia ke-67 merdeka! Merdeka! Merdeka!.
Nama : Nurul amri k
departemen : geofisika dan meteorologi
NIM : G24120034
HP: 087725217717
Posting Komentar