SANGAT beruntung bisa melalui sebuah wawancara
dengan percaya diri, dan membuahkan hasil. Betapa tidak, memberikan
kesan pertama yang baik kepada para perekrut pegawai di sebuah
perusahaan, bukanlah hal yang mudah.
Tetapi, kesan pertama yang baik saja tidaklah cukup. Ada beberapa hal lain yang bisa dilakukan untuk meyakinkan divisi HRD sebuah perusahaan bahwa kitalah kandidat yang tepat untuk mengisi posisi yang sedang lowong di kantor mereka.
1. Berkomunikasi
Pastikan berkomunikasi dengan para pewawancara tentang proses rekrutmen yang sedang dijalani. Tanyakan, apakah mereka menghendaki untuk difollow up setiap tahapan, atau harus menunggu kabar dari mereka setelah ada keputusan?
Pertanyaan "Kapankah perusahaan berharap posisi ini terisi?" akan menunjukkan bahwa kita memiliki minat dan antusiasme untuk bekerja di perusahaan tersebut. Jika pihak perusahaan menyampaikan akan menelepon kita di akhir minggu, hormati keputusan itu dan jangan menelepon keesokan harinya. Terkadang, pihak perekrut karyawan akan melihat hal ini sebagai sesuatu yang memaksa. Demikian seperti disitat dari situs Intern Queen, Jumat (27/7/2012).
2. Tepat waktu dan dapat diandalkan
Jika berjanji akan mengirimkan dokumen lain yang dibutuhkan dalam proses rekrutmen, pastikan tidak mengirimnya lebih dari satu hari kemudian. Cara ini akan menunjukkan kepada perusahaan tersebut bahwa kita dapat diandalkan terkait deadline, dan bahwa mereka dapat mempercayai kata-kata kita ketika kita berkata akan memenuhi tenggat waktu tertentu.
3. Ucapan terima kasih
Luangkan waktu untuk mengirimkan ucapan terima kasih via email atau telefon. Sampaikan rasa terima kasih kita karena para pewawancara telah meluangkan waktu mereka dan menunjukkan betapa berminatnya kita untuk posisi yang kita lamar.
4. Tetap belajar
Meski telah melalui proses wawancara, jangan berhenti belajar tentang perusahaan yang ingin kita masuki. Walaupun belum ada keputusantentang hasil lamaran kita, tidak ada salahnya meningkatkan pengetahuan kita tentang perusahaan tersebut dan posisi yang ingin kita masuki.
5. Network
Memiliki jejaring (network) sangatlah penting. Jika memiliki kontak yang dapat memengaruhi keputusan perekrut perusahaan tentang diri kita, mintalah mereka untuk menyampaikan hal-hal baik.
6. Menerima penolakan
Penting bagi para pencari kerja untuk tetap berpikir positif. Bahkan ketika tidak mendapat pekerjaan yang diincar, selalu ada pekerjaan lainnya yang menanti.
Tetaplah percaya diri dan lanjutkan hidup. Jadikan setiap wawancara kerja yang dilalui sebagai tahapan untuk membangun dan meningkatkan kepercayaan diri.
Selain itu, tidaklah menyakitkan untuk mengirimkan email penutup kepada para interviewer untuk menyampaikan rasa terima kasih kita karena mereka telah meluangkan waktu. Hal ini justru akan menegaskan keberadaan kita dari kandidat lainnya yang mereka tolak.(rfa)
Tetapi, kesan pertama yang baik saja tidaklah cukup. Ada beberapa hal lain yang bisa dilakukan untuk meyakinkan divisi HRD sebuah perusahaan bahwa kitalah kandidat yang tepat untuk mengisi posisi yang sedang lowong di kantor mereka.
1. Berkomunikasi
Pastikan berkomunikasi dengan para pewawancara tentang proses rekrutmen yang sedang dijalani. Tanyakan, apakah mereka menghendaki untuk difollow up setiap tahapan, atau harus menunggu kabar dari mereka setelah ada keputusan?
Pertanyaan "Kapankah perusahaan berharap posisi ini terisi?" akan menunjukkan bahwa kita memiliki minat dan antusiasme untuk bekerja di perusahaan tersebut. Jika pihak perusahaan menyampaikan akan menelepon kita di akhir minggu, hormati keputusan itu dan jangan menelepon keesokan harinya. Terkadang, pihak perekrut karyawan akan melihat hal ini sebagai sesuatu yang memaksa. Demikian seperti disitat dari situs Intern Queen, Jumat (27/7/2012).
2. Tepat waktu dan dapat diandalkan
Jika berjanji akan mengirimkan dokumen lain yang dibutuhkan dalam proses rekrutmen, pastikan tidak mengirimnya lebih dari satu hari kemudian. Cara ini akan menunjukkan kepada perusahaan tersebut bahwa kita dapat diandalkan terkait deadline, dan bahwa mereka dapat mempercayai kata-kata kita ketika kita berkata akan memenuhi tenggat waktu tertentu.
3. Ucapan terima kasih
Luangkan waktu untuk mengirimkan ucapan terima kasih via email atau telefon. Sampaikan rasa terima kasih kita karena para pewawancara telah meluangkan waktu mereka dan menunjukkan betapa berminatnya kita untuk posisi yang kita lamar.
4. Tetap belajar
Meski telah melalui proses wawancara, jangan berhenti belajar tentang perusahaan yang ingin kita masuki. Walaupun belum ada keputusantentang hasil lamaran kita, tidak ada salahnya meningkatkan pengetahuan kita tentang perusahaan tersebut dan posisi yang ingin kita masuki.
5. Network
Memiliki jejaring (network) sangatlah penting. Jika memiliki kontak yang dapat memengaruhi keputusan perekrut perusahaan tentang diri kita, mintalah mereka untuk menyampaikan hal-hal baik.
6. Menerima penolakan
Penting bagi para pencari kerja untuk tetap berpikir positif. Bahkan ketika tidak mendapat pekerjaan yang diincar, selalu ada pekerjaan lainnya yang menanti.
Tetaplah percaya diri dan lanjutkan hidup. Jadikan setiap wawancara kerja yang dilalui sebagai tahapan untuk membangun dan meningkatkan kepercayaan diri.
Selain itu, tidaklah menyakitkan untuk mengirimkan email penutup kepada para interviewer untuk menyampaikan rasa terima kasih kita karena mereka telah meluangkan waktu. Hal ini justru akan menegaskan keberadaan kita dari kandidat lainnya yang mereka tolak.(rfa)






0 komentar:
Posting Komentar